cover

Bulan Terbenam di Tanah Kusir

Memasuki usia senja, Hamka tetap sibuk berkegiatan. Terhenti oleh komplikasi jantung, paru-paru, dan diabetes.

cover

Kue Bika Bernama Majelis Ulama

Pada awal pembentukan MUI sempat menimbulkan kontroversi. Ucapan selamat justru datang saat Hamka mengundurkan diri sebagai ketua MUI.

cover

Meraih Makna Perintah Tuhan

Hamka menafsirkan Al-Qur’an agar relevan dengan kehidupan masyarakat. Mementingkan akal dan menentang taklid. Lahirlah Tafsir Al-Azhar.

cover

Di Balik Penjara Penguasa

Hamka dituduh ikut makar. Di dalam penjara sempat alami penyiksaan. Tetap produktif menulis.

cover

Sekolah Islam ala Hamka

Dari Masjid Al-Azhar, Hamka menggerakkan roda pendidikan umat. Sebuah upaya modernisasi pendidikan Islam.

cover

Bukan Sejarawan Sekolahan

Karya Hamka dikritik karena dianggap tak memenuhi kaidah ilmiah, tetapi berjasa mengisi kekosongan historiografi Islam di Indonesia.

cover

Membantah Kisah Tuanku Rao

Buku Tuanku Rao menyajikan keterangan berlainan mengenai sejarah Islam di Sumatra, khususnya tentang Perang Paderi. Hamka tidak tinggal diam.

cover

Ketika Hamka Menggugat Imajinasi

Sempat menginginkan hukuman mati, akhirnya Hamka memaafkan Kipandjikusmin. Hamka berseteru dengan H.B. Jassin.

cover

Polemik Kapal Van Der Wijck

Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka dituduh plagiat. Ada yang mendukung tuduhan itu, ada pula yang membela Hamka.

cover

Menjajal Medan Konstituante

Hamka terjun ke gelanggang politik bukan untuk mencari jabatan. Mengusung Islam sebagai jalan hidup bernegara.